Dikala itu ...
Pahlawan Dalam hidupku kini teringat kembali dalam memoriku, kesedihan kian muncul bila mengingat kisah dahulu yang terlewatkan bersamanya, keluarga kecil dan sederhana itu, kini hanya tinggal kenangan yang tak mungkin terulang kembali, kisah duka dan sedih itulah yang kualami dalm hidupku... namun tak kubiarkan hari-hariku diselimuti rasa sedih dan kisah tangis untuk mengisi kekosang ruang dan waktu yang terus berputar...
Pahlawanku.....
Kau yang mengajarkanku kesabaran, kesetian dan perjuangan
Kau seperti mentari yang membakar semangat juang hingga kumampu menempuh hidup ini, meski rintangan dan tantangan kian menghampiri langkahku...
Ayah Ibu... terimah kasi atas jasamu, kaulah separu hatiku, harapan hidupku, meski kini kau tak bersamaku, tapi kau masih tetap dihatiku menjadi penerang langkahku
do'ku mengirimimu atas jasa-jasamu yang belum terbalaskan...
harapanku besar, hingga tetesa air mata disetiap sujudku ingin melihat wajahmu yang berseri dengan senyuman dibibirmu, yang mampu mengobati rasa rinduku...
Kutahu ini ujian yang harus kujalani agar ku selau mendekatkankan diri padanya, memujinya disetiap waktu..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar