Minggu, 30 September 2018

ku.....Rindu Ayah

Tentang Rindu...

Tiap lembaran rindu tersirsat namamu dihatiku..
wajahmu yang selalu tersenyum padaku...
tutur katamu memajankan diriku...
Ayah tercinta kaulah rindu yang tak mampu kutarakan pada mereka..
Rindu ini tak mampu kusiratkan dengan kata-kata...

Rindu.... Rindu...Rindu...

Itulah Yang kuraskan disaat kumengenang jasa-jasamu 
Ayah Aku sangat merinduimu
merindukamu kuhanya diam membisu 
Ayah engkau teramat jauh dimata...
untuk memelukmu saja aku harus kumelihat lagit...

Ayah....
Kukirimkan do'a untukmu sebagai isyarat hatiku
Ayah kuslipkan namu dalam do'a sebagai penawar
rasa rindu yang terasa amat berat bagiku...

Ayah hari ini kukirim sepucuk rindu
Rindu yang telah  kusimpan di laci hati
Kutitip ia pada angin....
Semoga pucuk rinduku sampai di jasadmu.
Yang tersirata dalam Sujud dan do'aku 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

jangan sisahkan ampas kopimu!!!

Kopi itu ibarat legenda, memili arti tersendiri  menemukan sejuta inspirasi disetiap seduhan... Bila kau tahu menyeduh kopi... maka kau t...